Kategori: Dota 2

Langkah-langkah Bermain Dota 2 untuk Pemula

Langkah-langkah Bermain Dota 2 untuk Pemula

Baca disini Sejarah Game Dota 2 yang Harus Diketahui. Secara singkat, game ini mewajibkan dan menuntut para pemainnya untuk bisa bekerja sama dengan tujuan menghancurkan suartu bangunan besar yang dimiliki oleh musuh (Ancient). Tim musuh juga tidak akan tinggal diam jika mendapatkan bahaya dan akan menyerang balik sambil mempertahankan Ancient. Sesuai dengan kepanjangan dari nama gamenya yakni Defense of the Ancient (DotA).

Langkah-langkah Bermain Dota 2 untuk Pemula

Dalam tutorial tersebut terdapat 5 poin yang akan dipelajari

– Membeli item
– Mengontrol kamera dan pergerakan
– Meningkatkan level skill
– Dasar pertempuran
– Cara menggunakan skill

Apabila kamu baru menginstal DotA dan belum tau cara untuk memainkannya. Berikut penjelasan mengenai Langkah-langkah Bermain Dota 2 untuk Pemula.

1. Bermain dan Berlatih dengan Bot

Berlatih dengan Bot itu sangatlah penting. Karena ini sangat berguna untuk mendalami dan memahami kemampuan hero dan membiasakan diri supaya bisa mengontrol karakter hero dengan baik.

Bermain dan Berlatih dengan Bot

Seperti gambar diatas, ada 2 tipe yaitu solo dan co-op bot match, masing-masing mempunyai artinya sendiri. Solo digunakan untuk bermain sendiri dan dibantu oleh Bot versus Bot, sedangkan Co-op adalah bermain bersama teman untuk mengalahkan Bot.

Sering terjadi untuk pemain baru mendapatkan perkataan yang kurang enak didengar, kerena belum mengerti benar permainan ini. Untuk mengatasi hal tersebut, inilah tips yang disarankan ialah solo bot match secara offline mode.

Bermain secara offline

Bermain secara offline mempunya banyak manfaat, diantaranya adalah sebagai berikut pertama kamu bisa menghindari lag, kemudian yang kedua kamu akan bermain dan mencoba skill hero yang lain dengan lebih leluasa.

Tak perlu bingung dengan item, karena sudah ada panduan item yang disarankan oleh valve. Berikut adalah contoh screenshotnya.

panduan item yang disarankan oleh valve

Kamu bisa memilih jenis item yang diinginkan dengan cara men-drag item tersebut atau dengan menekan tombol shift + klik kiri pada item tersebut.

Apabila gold kalian tidak cukup untuk membeli sebuah item, maka farminglah dahulu. Setelah item bisa dibeli, jangan lupa untuk dikirim dengan cara klik anak panah di pojok kanan bawah warna biru.

Pelajarilah mekanismenya dan sering-seringlah dalam menggunakan hero lain. Ini akan mengasah pengetahuan kamu tentang karakter hero beserta skill yang dimilikinya. Dengan begitu kamu bisa tahu titik lemah dari musuh dan bisa mengantisipasi serangan yang dilancarkan oleh setiap hero musuh.

2. Ubah Pengaturan Game di “Game Setting

Pengaturan ini bisa disesuaikan supaya lebih lancar dan nyaman dalam bermain. Misalkan kamu sulit menjangkau item yang aktif seperti tombol Z, maka gantilah dengan yang lebih mudah seperti tombol Space pada keyboard.

Kamu bisa mengubah semua pengaturan sesuai keinginanmu. Apabila terjadi hal-hal yang tidak dinginkan, kamu bisa mereset ulang pengaturan seperti sedia kala. Cukup mudah bukan?

Cobalah Bermain Bersama Orang Lain di Unranked Match

Jika pengetahuan seputaran untuk bermain DotA 2 ini sudah meningkat dari sebelumnya, cobalah untuk bermain bersama dengan temanmu di Unranked Match. Ada sekitar 10 mode dalam permainan Unranked Match. Simak penjelasannya berikut ini.

* All Pick – merupakan mode dimana semua pemain dapat memilih karakter hero yang ingin digunakan
* Turbo – untuk mendapatkan gold dan exp lebih cepat, kekuatan tower dikurangi, dan kurir akan bergerak jauh lebih cepatdari biasanya.
* Single Draft – digunakan untuk memberikan setiap pemain untuk memilih hanya 3 jenis hero saja dan terbagi menjadi 3 atribut yang berbeda-beda.
* Ability Draft – merupakan mode dalam memainkan karakter hero dan juga bisa memilih skill yang sudah disediakan secara bebas (custom skill).
* All Random – mode yang bisa membuat para pemain dalam memilih hero secara acaak
* Random Draft – memberikan pemain sebanyak 50 hero yang bisa dipilih dan setiap pemain bergantian dalam memilih hero yang mau digunakan.
* Captains Mode – merupakan mode standar yang digunakan dalam pertandingan kejuaraan atau turnamen. Mode ini biasanya memberikan kuasa pada kapten untuk memilih hero bagi teman-teman di dalam timnya.
* Captains Draft – kapten tim dapat melakukan ban dan memilih sekitar 27 hero yang tersedia.
* Least Played – mode yang melarang 40 hero yang paling sering digunakan atau dimainkan.
* All Random Deathmatch – pemain menerima hero secara acak. Tim yang berhasil mendapatkan 45 kill atau berhasil menghancurkan Ancient akan memenangkan mode ini.

Matchmaking yang dirancang oleh Valve ini cukup adil. Apabila skill kamu masih standar maka kamu akan melawan orang lain yang dengan skill yang tidak jauh berbeda juga dengan kemampuanmu.

Jika kamu sudah terbiasa bermain Unranked Match, maka kamu bisa beradu skill-mu dengan cara bermain di Ranked Match. kan tetapi sebelum menginjak Ranked Match, kamu harus menyelesaikan kurang lebih 100 jam di mode Unranked Match terlebih dahulu.

Semoga penjelasan tentang Langkah-langkah Bermain DotA 2 untuk Pemula cukup jelas ya. Karena game DotA 2 merupakan game yang sangat kompleks jadi tidak bisa dipelajari dan dimainkan hanya dalam hitungan jam saja. Semoga bermanfaat, sampai berjumpa di artikel selanjutnya.

Categories: Dota 2

Sejarah Game Dota 2 yang Harus Diketahui

Sejarah Game Dota 2 yang Harus Diketahui

Asal-usul game DotA 2 berasal dari game Warcraft II: Region of Chaos dan Warcraft III: The Frozen Throne. Game yang bergenre Multiplayer Online Battle Arena (MOBA), DotA Mod diciptakan pada tahun 2003 lalu dikembangkannya lagi menjadi Defense of the Ancients (DotA 2) pada tahun 2009.

Kemudian pada tahun 2010, dikabarkan bawah game DotA 2 dapat dimainkan. Pemain bisa mencobai versi beta test dengan cara mendaftarkan diri terlebih dahulu.

Sejarah Game Dota 2 yang Harus Diketahui

Selang tiga tahun lamanya, game DotA 2 yang merupakan pengembangan dari Dota Mod diumumkan resmi rilis untuk publik. Ini merupakan saat-saat yang paling dinanti-nantikan oleh para pemain pada waktu itu.

Meski demikian, ada saja kritik pedas bermunculan untuk game DotA 2 ini. Kebanyakan para pengkritik tersebut mengkritik bahwa, game DotA 2 sangat susah dipelajari. Sehingga banyak dari para pemain yang merasa kurang bisa atau jago dalam memainkan game tersebut.

Setelah banyaknya pro dan kontra terhadap game ini, DotA 2 tetap sukses menggaet para pemain dengan game paling banyak dimainkan pada akhir tahun 2017 yakni sekitar 800 ribu pemain online dari seluruh dunia. Ini merupakan secercah harapan bagi para pengembang game DotA 2 ini yang cukup membanggakan.

Sejarah Esports DotA 2 Mulai Berkembang

Sejarah Esports DotA 2 Mulai Berkembang

Sebelum game DotA 2 resmi dirilis, Valve Corporation yang merupakan pengembang dari DotA 2 sudah punya turnamen yang digelar secara internasional. Turnamen tersbut bernama The International (TI) yang mulai dilaksanakan pada tahun 2011 dan berhatian jutaan dolar Amerika Serikat (AS).

Pada waktu itu itu prize pool sangat bombastis dengan menyediakan hadiah senilai total US$ 1,6 juta.

Setiap tahun turnamen tersebut mengalami kenaikan yang sangat drastis. TI 3 yang digelar di Amerika Serikat menyediakan hadiah senilai total US$ 2,8 juta. Kemudian di turnamen TI 9 mencapai hingga US$ 34 juta.

Dan baru-baru ini, TI 10 hampir menyentuh angka sebesar US$ 39 juta dan jumlah itu akan terus naik seiring bertambahnya waktu.

Banyak game baru bermunculan, meski demikian DotA 2 tetap menjadi salah satu game yang paling banyak disukai oleh para pemain di seluruh penjuru dunia.

Baca artikel lainnya: Inilah Cara Main PUBG Mobile Dari Pemula Hingga Jadi Pro

Sekian penjelasan mengenai sejarah game DotA 2 dan juga sejarah esport DotA 2. Stay tuned di artikel kami ya agar kalian mendapatkan informasi seputar DotA 2. Sampai jumpa di artikel berikutnya.

 

Categories: Dota 2

Membanggakan! 2 Pemain DotA 2 Asal Indonesia Ada di TI10

The International 2016 siap digelar.

The International 2016 siap digelar.

Turnamen paling bergengsi di dunia DotA edisi 2021, yakni The International 10 atau yang dikenal dengan TI10, akan digelar di Bucharest, Rumania dari tanggal 7-17 Oktober 2021.

Alasan mengapa digelar di Rumania, karena lokasi yang sebelumnya dilarang oleh pemerintah Swedia. Awalnya, TI10 direncanakan akan digelar di Stockholm, Swedia pada tanggal 5-15 Agustus 2021.

Kendati demikian, pihak Valve menggumumkan jika Federasi Olahraga Swedia telah memustuskan bahwa mereka tidak dapat memasukkan esports ke dalam federasi olahraga di negaranya.

Dengan demikian, satu opsi yang tersisa adalah meminta izin kepada Minister of Interior (Kementerian Dalam Negeri) Swedia untuk mengklasifikasikan TI10 sebagai ajang olahraga elit. Namun terasa sia-sia, alhasil izin tersebut juga ditolak.

Karena itulah, pihak Valve harus mencari lokasi baru dan secara otomatis memundurkan jadwal persiapan yang baru untuk TI10.

Akhirnya, Valve pun mengumumkan bahwa mereka sudah mendapatkan lokasi yang baru. Lokasi tersebut adalah Bucharest, Rumania dari tanggal 7-17 Oktober 2021. Area TI1O digelar di Arena Nationala yang merupakan salah satu stadion terbesar di Negara Rumania dengan kapasitas penonton kurang lebih 50 ribu orang.

“Kami bersyukur dengan kerja sama yang terjalin dengan Rumania dan kota Bucharest, dan kami tak sabar untuk mengumpulkan komunitas Dota 2 dari seluruh dunia, baik secara tatap muka ataupun virtual, untuk merayakan para pemain esports terbaik dan kecintaan komunitas atas The International. Siapkan diri Anda. Akhirnya, pertempuran pun dimulai.” dalam pengumuman resminya yang ditulis Valve di Announcing New Location and Dates for The International – Dota 2 Championships

Sekilas Profil

The Aegis of Champions, target semua pemain Dota 2 yang ikutan turnamen The International

Bagi Indonesia, ajang bergensi tersebut terasa spesial dan akan mencetak sejarah. Karena ada kaitannya dengan keberadaan dua pemain asal Tanah Air.

Kata terakhir adalah nama tim yang berhasil lolos setelah tampil cemerlang sepanjang seri Dota Pro Circuit (DPC), sehingga mendapatkan akumulasi poin yang memenuhi kualifikasi untuk berpartisipasi di Bucharest, Rumania.

Dua nama hebat DotA 2 asal Indonesia tersebut adalah Kenny “Xepher” Deo dan Matthew “Whiteman” Filemon. Mereka akan saling bekerja keras bersama tiga rekan setim, yakni sang kapten, Kuku asal Filipina, Nuengnara Teeramahanon asal Thailand dan Karl Baldovino asal Filipina.

Sepak terjang Whiteman dan Xepher yang akan berlaga di TI10 membuat Indonesia punya jumlah pemain yang cukup bagus, apalagi ini sekelas global. Pada daftar lengkap pemain, jumlah pemain asal Indonesia melebihi pemain yang berasal Prancis dan Korea Selatan (Korsel).

Padahal, beberapa periode TI sebelumnya, atlet dari dua negara tersebut bisa dibilang cukup banyak. Kini, Whiteman dan Xepher akan menunggu realisasi TI10. Jika nyata, kesuksesan ini bakal menjadi memori yang tak pernah terlupakan bagi mereka, plus seluruh penggemar DotA 2 di Indonesia serta semua kalangan di Tanah Air.

Jika melihat sisi permainan, Matthew Filemon punya beberapa signature hero. Pemuda berusia 21 tahun ini terbiasa memainkan Disruptor, Jakiro dan Grimstroke. Sebelum bergabung dengan T1, ia pernah berkostum EVOS Esports dan Geek Fam.

Baca juga : Pendaftaran PUBG Mobile untuk PON XX Papua 2021 Telah Dibuka, Cek Syaratnya!

Sementara itu, sang kompatriot punya sejarah lebih panjang di level DotA 2. Xepher pernah bersama RRQ, TNC Tigers sampai Geek Fam. Pemain berusia 25 tahun ini biasa memainkan peran alias role sebagai support. Hero utamanya adalah Rubick, Earth Spirit dan Earthshaker

Categories: Dota 2